TOB 3 - PROPOSAL RISET CIHUYY..

9:00 PM 0



Main Topic is Research Proposal
Untuk persyaratan masuk S2 biasanya hanya dibutuhkan motivation letter dan beberapa essay untuk tiap-tiap program. Tidak seperti S3 yang langsung membutuhkan research proposal karena di S3 tidak ada kelas tapi langsung melakukan research, sedangkan S2 ada kelas terlebih dahulu di awal semester, baru kemudian melakukan research saat membuat thesis.
Dua hal penting yang perlu diperhatikan ketika kita menyusun proposal research adalah topic dan methodology. Firstly, topic penting untuk related dengan expertise dari professor kita. Kita harus punya alasan yang bagus mengapa kita memilih topik tersebut yang dituangkan kedalam background. Apakah research tersebut akan memberikan sumbangsih yang besar pada bidang yang akan diteliti, hal ini berkaitan dengan kemanfaatannya. Secondly, methodology. Meskipun nantinya methodology yang sudah kita buat akan di define dengan professor kita, tetapi akan lebih baik lagi jika kita membuatnya dengan benar, dijabarkan dan dipenuhi oleh citation tentang methodology sebelumnya. Perlu dipertimbangkan apakah methodology yang akan kita pakai efektif ataukah tidak dan siapakah yang telah menggunakannya. Jikalau memang tidak efektif kita perlu mencari methodology lain agar hasil research-nya nanti valid.
General evaluation from mas Qi mengenai research proposal yang sudah di submit adalah introduction terlalu panjang dan normative, minim citationlink antar literatur review, problem statementnya kurang clear dan detail. Setiap problem statement harus proof-reader karena hal ini akan memudahkan kita saat membuat kesimpulan.
Beberapa permasalan yang sering timbul ketika membuat sebuah proposal research adalah kita merasa takut kalau penelitian kita terlalu sederhana. Alasan ini yang mendorong kita untuk membuat extraordinary research, tetapi hal ini kadang menyulitkan kita kedepannya. Dalam melakukan research kita juga harus memperhatikan besarnya biaya, apakah dari kantong sendiri ataukah ada badan lain yang mendanai, waktu yang diperlukan karena kita juga mempunyai limit waktu untuk menyelesaikan program S2. Jangan sampai kita focus pada research yang luar biasa tetapi kita kesulitan dalam menyelesaikannya karena terbentur biaya yang terlalu besar serta membutuhkan waktu yang terlalu lama.
How to make good research proposal?
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah
  1. Designing and planning a whole research project
Membuat sebuah proposal research secara keseluruhan sehingga kita tahu apa yang akan dilakukan pada waktu research. Point ini bisa dikuasai dengan banyak-banyak membaca research orang lain meskipun hanya sebatas abstract. Abstract sudah cukup menggambarkan kepada reader mengenai research mulai dari background sampai conclusion. Abstract-abstract internasional akan memberikan banyak gambaran mengenai bagaiamana sebuah research dilakukan hingga mebuahkan hasil yang valid dan memiliki manfaat.
  1. Involves choosing a researchable and significant topic
Mencari topik research yang nantinya kita memang bisa melakukan research tersebut dan yang nantinya bisa memberikan kontribusi kepada bidang ilmu yang berkaitan. Jadi research yang akan kita lakukan harus memilki manfaat untuk kehidupan.
  1. Your supervisors will advise on methodological issues
Methodology yang sudah kita buat diawal, nantinya akan dibahas kembali bersama professor kita. Mereka akan memberikan banyak masukan mengenai hal ini. Jika kita mendapatkan professor yang terkesan selalu approve dengan yang kita ajukan tanpa memberikan masukan maka kita hendaknya waspada, apakah methodology kita yakin benar atau tidak.
  1. Reading material that will help you to refine your research project (zotero, mendeley)
Banyak membaca adalah kunci untuk menguasai suatu hal, termasuk dalam membuat proposal research. Zotero dan mendeley adalah contoh aplikasi literature review yang bisa kita gunakan bahan bacaan untuk memperkaya diri mengenai research.
  1. Refine your preliminary research proposal and present for approval a more detailed proposal. Developing your topic.
Proposal yang kita buat harus detail. Issues yang kita tulis harus proof-reader. Kedetailan dalam membuat sebuah proposal research akan memudahkan dalam melakukan research dan saat penarikan kesimpulan karena disini kita harus menghasilkan sebuah conclusion yang valid.

Sesi pertanyaan
  1. Apakah ada limitation harus berapa lembar untuk thesis atau research proposal?
Proposal vary considerably in format and lenght but around 3.000 words would be desirable for proposals in the social sciences and humanities and less so far many of the experimental sciences.
Biasanya diberi range, banyak yang hanya dibuat report dan tidak dipresentasikan. Di German secara umum memberi batasan 15.000 words/ 80 pages. German sebenarnya tidak terlalu memperhatikan jumlah halaman. Tebal tidaknya halaman memberi pengaruh pada diri kita sendiri. Ketika kita menuliskan banyak kedalam sebuah research proposal, semuanya harus proof-reader. Namun, bukan berarti yang banyak lebih baik dari yang sedikit. Disini point yang penting adalah bagaimana kita menyampaikan suatu ide atau topic yang akan kita lakukan kedalam sebuah tulisan yang valid dan tersampaikan maksud dan tujuan research kita. Bagi yang ada kendala dibahasa sebaiknya kita jangan terlalu banyak halamannya yang penting apa yang kita maksud telah tersampaikan.
  1. Apakah ada selective citation yang mempengaruhi added value dari research proposal yang kita buat?
The topic chosen must be of some significance in your field of interest. In other words, the topic must be justifiably well worth researching.
Sebaiknya ambil citation dari profesor yang kita tuju.
  1. Untuk master research di German lebih mengikuti proyek atau usulan sendiri?
Professor di German biasanya sudah ada proyek tetapi mereka juga welcome terhadap ide kita sendiri.
Elaborated below are interest and feasibility.

  • It must be interesting to you
  • It must be feasible in the time alocated
  • It must fit within financial and other resource constraints
  • It must be within your competence
  • It must be sufficiently delimited
  • It must be manageable in size
  • It must have the potential to make an original contribution to knowledge or practice in the appropriate area
  • It must be able to meet all ethical, legal, and risk assessment requirements
The way of explanation is important. How to create a good explanation of research proposal?
  1. Three elements. What research is intended? Why it is being researched and how the researcher proposes to carry out the research.
  2. A good proposal is straightforward. The first words are of vital importance. The study proposes to do at the start (writen in the future tense), something like, “This study will examine...” or “This study aims to...”.
  3. A good proposal uses clear and precise language. While not meant to be a literary masterpiece what is meant in the most concise language possible.
  4. Clearly organised. It should be written in simple, logical, prosewith clear headings, and subheadings to mark out major sections.
Guidelines for creating a well developed research proposal.
  1. Research topic. Propose aims and objectives and research questions/ hypotheses.
  2. Background and context of study. How the problem or issue arise? Why is this an important area to study?
  3. Methodology. A tight fit between aims of the study and research strategy chosen must be evident.
  4. Literature review. Familairity with the relevant literature needs to be demonstrated.
  5. Proposed timeline/ milestones. A schedule indicating plans from commencement right through to submission needs to be provided.
  6. Resources needed and available. Resources needed should be listed, their availability checked and a budget proposed before beginning the project.
  7. Select bibliography or references.  

  1. Untuk literature kira-kira berapa banyak untuk limitnya?
Tidak ada limit literature. Yang terpenting adalah setiap issue yang kita tuliskan memang ada referensinya, bukan berdasarkan pemikiran sendiri yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
  1. Kira-kira untuk judul research proposal yang sama seperti S1 bagaimana?
Tidak masalah jika kita mau melanjutkan research yang sudah kita lakukan pada waktu S1.
  1. Apakah boleh jika judul research proposal terlalu bombastic?
Judul yang menarik tentunya punya nilai tersendiri, namun yang tidak kalah pentingnya adalah apakah researchable, apakah sesuai kompetensi kita, dan time limitation.
  1. Bagaimana cara mengetahui seberapa kuat referensi yang kita ambil ketika dihadapkan dengan dosen pembimbing atau penguji?
Referensi yang kita gunakan dari sumber yang proof-reader.
  1. Apakah boleh mengambil jurusan yang berbeda dengan S1-nya?
Tidak masalah kalau mengambil jurusan yang berbeda dengan S1-nya. Kalau misal kasusnya adalah S1-nya bahasa inggris dan S2-nya mau ambil bisnis tidak apa-apa. Tergantung bagaimana kita menyampaikan alasan mengapa kita memilih jurusan yang berbeda.


( Ditulis kembali oleh Asih Safitri )

TOB 2 - CURRICULUM VITAE MANTAP JAYA ..

11:00 PM 0





Qi Yahya : Kaka berapa adik berapa, hal hal yang seperti itu tuh tidak perlu. Yang pasti pasti nama, lahir biasa kayak gitu kan ya. Dan kita juga nyantumin data diri lainnya. Ya laki-laki atau perempuan. Basic info untuk menjelaskan siapa yang menulis cv ini. Hanya untuk tau identitas tentang diri kita, ya basic info tapi tidak berlebihan. Intinya kan basic info untuk menjelaskan siapakah orang yang menulis cv ini, yang punya info-o\info selanjutnya. Itu saja buat cv. Lalu yang selanjutnya yaitu yang kedua fungsi dari cv ialah untuk menjelaskan maksud kita, maksud secara langsung maupun tidak langsung. Jadi maksud kita itu apa gitu, apakah untuk melamar kerja atau untuk beasiswa. Ataukah itu untuk cv taaruf misalnya. Haha. Itu juga termasuk sebuah cv ya. Yang ketiga ialah memberikan persepsi orang lain terhadap kita. Pengen membentuk persepsi orang terhadap kita. Jadi bagaimana persepsi orang terhadap kita yaitu dilihat dari bagaimana kita menyampaikan maksud kita dalam cv tersebut. Jadi cv ini cukup berpengaruh terhadap penilaian orang terhadap kita, First impression. Lalu yang selanjutnya yaitu saya ingin menitik beratkan bahwa dalam cv  itu keujuran adalah suatu yang paling penting. Karena kita lihat pada fungsi cv itu sendiri yaitu menyampaikan maksud kita, dan memberikan pandagan pada orang tentang siapa kita, apakah kita kompeten dibidang tertentu. Dan dengan cv ini kita menjelaskannya tentunya dengan apa yang ada pada diri kita tidak mengada-ada. Oke, sampai sini cukup jelas? Kalau suara saya kurang jelas kasih tau saja nanti saya akan banyakin lagi ngetiknya.
Sekar Galuh : jelass kak
Abudzar Ali : asd
Ajeng R : jelas kak.
Muhammad Faruqi: ok kak
Qi yahya: lalu yang berikutnya setelah fungsinya, nah ini yang paling penting yaitu konten. konten dalam cv? Apa saja? Tadi sudah tau kan bahwa cv itu sendiri adalah basic info tentang diri kita, representasi tentang diri kita dan info-info yang kita sajikan. Nah berikutnya yaitu konten, konten ini mencakup personal detail saya ngasih saran aja dalam personal detail ini jangan kebanyakan, karena dari beberapa case banyak sekali orang yang menulis cv terlalu banyak. Jadi jangan terlalu banyak untuk personal detail. Lalu kemduan yang kedua ialah work experience. Sebenarnya work experience ga harus diposisi kedua, tapi mayoritas begitu. Kebanyakn dari yang saya baca work experience itu disimpan diposisi kedua. Sebenarnya tidak harus selalu karena kalau misalanya cv terutama buat nyari kerja atau s2. Karena untuk s2 itu sendiri mempertimbangkan juga ternyata dalam work experience. Lalu setelah itu kita masuk ke education, tapi sebelum education kalian sudah tau kan fungsi dari work experience itu sendiri. Dari cv yang sudah saya baca disini ada yang bagus banget yaaa work experience nya dan ada juga yang masih perlu di improve. Dan kenapa ada yng menaruh work experience di awal itu karena asumsi kerja adalah kondisi terkini kita. Jadi biar orang yang baca tidak bingung. Kalau misal yang disimpan duluan yaitu education maka orang terkadang bingung karena yang dibaca ialah sd kita dimana. Lalu apa yang terpeting dalam penulisan work experience itu ialah jelaskan kita bekerja di perusahan apa. Nama perusahaan, perusahaan nya apa? Apakah itu perusahaan tambang atau apakah itu perusahaan accounting? Kemudian kita memberikan info tentang responsibility kita dalam perusahaan tersebut dan posisi kita sebagia apa. Apakah kita sebagai supervisor, junior officer, atau driver kan bisa juga dan orang kan ingin tahu gitu posisi kita disitu sebagai apa dan itu sangat menarik karena orang bisa menilai seberapa paham kita akan tugas kita dulu. Melihat dari cv teman-teman itu saya melianya sudah bagus karena disana ada beberapa teman-teman yang menjelaskan apa yang kaian lakukan. Karena itu merupakan pencapaian kita apa yang kita lakukan dalam posisi kita tersebut. Jadi kita tahu gitu bahwa anda bekerja disini lalu kemudian hal-hal apasaja yang anda lakukan dan pencapaian yang ada dapatkan pada posisi anda tersebut. Dan itu bisa menjadi pertimbangan lebih gitu buat tim HRD untuk menerima anda untuk lamaran kerja ya. Untuk S2 juga itu bisa ya jadi anda akan dilihat sudah memiliki pengalaman atau experience dimana saja. Menunjukan experience bukan hanya sekedar job/work. Yang ketiga hal yang harus terkandung dalam cv ialah educational background. Dalam penulisan educational background dalam cv itu berbeda dari s1 dan s2 ya karena dalam s2 berarti di cv nya ditulis juga bacheclor degree nya. Sedangkan untuk tk, sd atau smp yaaa itu juga boleh ditulis. Tapi untuk yang sudah tua kayak saya yaa, SMA aja saya sudah tidak mencantumkannya ya. Dalam educationa background ini perlu menjelaskan jurusan dan kekhususannya, kemudian juga perlu mencantumkan GPA ya walaupun saya tidak terlalu suka untuk mencatumkan GPA tapi itu perlu sebagai bahan pertimbangan orang untuk kita. Ada juga orang yang mencuci nilai GPA pas s1 dengan nilai GPA s2 nya, jadi kayak s1 nya kecil diperbaiki di s2 nya. Lalu nilai GPA s1 nya tidak dicantumkan. Nah yang paling penting buat yang udah lulus ialah taruh topic researchnya. Ga perlu lengkap cukup judulnya saja gpp karena ini bisa jadi point kuat. Yang keempat yaitu achievment. Disini sudah ada beberapa yang naruh achievment, itu bagus yaa. Saya sendiri sebenrnya tidak suka buat naruh achievment karena dari SMA saya tidak punya achievment. Tapi itu kurang baik ya. Achievement bisa beda2 dalam subjektif orang. Orang akan liat hal2 apa yg kita hargai dalam hidup kita. Yang kelima yaitu training dan organisasi. Organisasi itu penting. Ada trick nih bagi yang training dan organisasinya sedikit maka untuk kolom ini bisa digabung saja supaya tidak terlalu keliatan kalau ternyata training dan organisasi kita sedikit. Jadi untuk meramaikan saja. Di training harus ditulis siapa yang mengadakan training nya dan dimana diadakan training tersebut. Karena kalau training nya merupakan skala internasional itu bisa menjadi nilai plus buat kita. Btw ada yang tau Bili Bun? Ya jujur, saya juga gatau siapa itu Bili Bun sebelum ikut pelatihan kemarin. Iyah benar dia adalah seorang penulis buku Young on Top. Dia dulunya adalah General Manager di Nike Indonesia. Kemudian dia naik jabatan menjadi CEO nya Nike. Padahal dia adalah satu-satunya kandidat yang tidak pernah menjadi CEO sebelumnya. Namun dialah yang terpilih menajdi CEO. Kemudian dia bertanya pada si pewawancara mengapa memilih dia sebagai CEO. Dan ternyata si pewawancara melihat di cv dia di bagian work experience dia pernah menjadi penyelenggara grade sale nike di BSD, dan dia adalah satu0satunya yang pernah melakukan itu. sale besar-besaran. Jadi itulah pentingnya kita mendeskripsikan konten. Bagus juga tuh mencantumkan list of reference yaitu kontak orang-orang untuk siap ditanya-tanya tentang diri kalian. Seperti Boss, dosen, dosen pembimbing. Cv itu sekitar 1-3 maksimalnya. Kalian tau Albert Einstein, atau ada yang tau ga? Berapa halaman Phd nya Eintein. Ya disertasinya Einstein itu hanya 15 halaman. Jadi banyak belum tentu bagus.
CV yang bagus itu ada tingkatannya. Kalau 1 halaman berarti itu confident, kalau 2 halaman berarti itu bagus dan kalau 3 halaman itu udah sngat-sangat maksimal.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan CV
1. Time frame itu harus diurut dari yang terkini. Seperti yang disimpan itu job dulu baru educational background.
2. Achievment, kalau tidak ada waktunya jadi diurutkan dari yang terbesar pencapaiannya.
3. Hapus yang tidak diperlukan dan pilih saja yang penting-pentingnya.
4. Konten itu tergantung sama apa yang akan kita buat, tujuan dari CV itu sendiri, kalau CV melamar kerja pasti beda dengan CV melamar untuk study.
5. Kembangin CV, lihat CV orang, lihat punya temen lalu jika bagus ikuti formatnya.
6. Design itu penting, tapi terbaca itu penting.
7. Achievment yang dicantumkan tidak usah banyak-banyak.
8. Yang terakhir siap dipertanggungjawabkan.
Mungkin itu saja dari saya mengenai pembahasan CV. Sekarang kita beralih ke motivation letter. Sebenernya untuk motivation letter itu sendiri mirip dengan CV tapi disini lebih dijelasin siapa kita (identity statement) tapi disini kita menjelaskan banget passion kita misal ingin s2 Jerman karena .......... pokonya harus banget menunjukan passion kita. Achievment itu setelah passion, kalau konsisten harusnya achievment dan passion itu bersinkronisasi.
Jangan lupa rencana detail. Kenapa memilih Jerman. Dan yang perlu orang baca ialah penilaian kalian tentang Jerman. Kenapa Jerman menutut pandangan kalian bukan secara general. Boleh misal karena termotivasi oleh senior yang kuliah di Jerman. Dan karena misalkan Jurusan yang diminatinya hanya ada di Jerman. Yang terakhir haruslah humble, masih ingin meningkatkan diri. Mungkin sekian dari saya.
Masih ada yang tinggal?
Kalau mau ada yang ditanyakan silahkan.
Qi yahya : kalo ada yang mau ditanyakan terkait ini ataupun lainnya. ada yg marah sama komennya? oke ryan. silahkan bicara. pake mic gapapa. Oh iya buat skill.
Ryan : 1. Skill dan Research Publications apakah dapat diprioritaskan dalam penulisan CV?
Qi yahya : research publikasi sangat bagus, skill utamakan yg kita punya justifikasinya/ pembenarrannya, tema s2. bener2 ditanya kita maunya apa
Ryan : 2. Untuk motivation letter ada beberapa hal yang sentimentil seperti apa baiknya? dan bagaimana biasanya orang Jerman melihatnya? Dan berapa banyak halaman yang diperbolehkan..?
Qi yahya : hal subjektif lebih baik tentang pandangan kita kedepan, saya sarankan 2 halaman maksimal, karena motivation letter itu tulisan.
Sekar Galuh : jadi gini kak, seberapa penting kita menjelaskan proses belajar kita dalam motivation letter
Qi yahya : menurut saya itu sangat penting, kamu milih kuliah jurusan apa, lalu pernah mencapai apa ajah. IDEAL.
1. Identity statement jati diri kita seperti apa
2. Dream
3. Enterprise langkah-langkah untuk mencapai mimpi kita. Seperti mencoba untuk mencapai hal-hal yang kamu targetkan.
4. Achievement apa saja yang sudah kita capai
5. Learning apa yang sudah saya pelajari dan apa hal yang akan saya pelajari untuk mencapai mimpi saya kedepan
Review dari mas hanya cv nya saja sedangkan untuk motivation letter nya belum ada comment apa-apa dari masnya. Untuk template itu kan di internet banyak sekali ya. Nah yang paling pas tempalte nya untuk S2 yang seperti apa gitu mas?
Qi Yahya : Lebih suka sama motivation letternya karena Ali ;ebih jago menjelaskan dalam paragraf. Untuk tempalte yang bagus seperti apa, bisa merujuk pada komentar teman untuk template yang bagus.
Ali : Identity statemen itu seberapa luas?
Qi Yahya : lebih ke diri kamu tanpa melihat diri kamu itu siapa. Seperti menjelaskan tentang tempat lahir, keluarga dll. Nah hal ini lah yang bisa menunjukan diri kamu bahwa kamu itu org seperti apa. Apakah ternyata orang yang cinta keluarga.
Ajeng Rahayu : Saya mau tanya soal lintas jurusan kak.. Apa benar kalau mencari beasiswa sangat diutamakan untuk linear?
Qi Yahya : iyah untuk beasiswa memang dinilai dari pendidikan background kita. Harus bisa menjelaskan tentang kenapa kamu ingin mengambil jurusan yang tidak sama dengan S1. Tapi untuk LPDP tidak begitu saklek. Linier itu tidak strict. Jadi gausah takut.
Ali (Ali) : Di internet banyak sekali template cv, mulai dari plain hingga berwarna warni, kira-kira yang paling pas yang mana?
A : Desain bisa ditambahkan, tapi jangan sampai mengorbankan informasi.
Q : Identity statement seluas mana?
A : BIsa sangat luas, tapi tidak perlu dimasukkan semuanya, karena masih banyak hal lain yang juga perlu untuk disampaikan. Biasanya tergantung dari idealisme atau kepribadian seseorang.
Asih Safitri : Mas qi boleh mnt dikasih contoh perbedaan experience n jobdesk?
Qi Yahya : Kalau work experience itu mencakup keseluruhan, lalu diditeil in lagi kamu kerja apa saja dan bagimana nah itu yang dimaksud dengan jobdesc. Misalnya saya sebagai job technical tugas saya adalah menjalin komunkiasi dll. Nah kalau work experience nya kamu bisa masukan achievmnet dan ternyata saya bisa melakukan ini dalam perjalanan saya. Contoh akhirnya dengan bekerja ini saya bisa
Asih Safitri : Mana yg lbih pnting antara tema research sma work experience?
Qi Yahya : untuk melamar kerja yang penting work expereince nah kalau untuk sekolah yang penting tema research.
Sekar Galuh : Pertanyaan : Apakah pengalaman kerja yang terhitung benar2 kerja yang kita di gaji atau voluntarily work juga terhitung?
Jawaban : Reviewer tidak melihat apakah itu digaji atau tidak, jadi jika pekerjaan kita relevan dengan bidang yang akan kita apply maka bisa dicantumkan. Tapi apakah kamu punya responsibility atau engga. Atau misal yang tidak berhubungan dengan jurusan kita, kita bisa simpan si voluntarily itu di organisasi kita.
Ikrim Maizana : saya minta surat rekom letter ke dosen,trus udah dapet kan surat resminya dari dosen. Tapi sayangnya, menurut saya RL itu kurang merepresentasikan dir saya. pengen minta lagi tapi takut disemprot
Ikrim Maizana : baiknya saya beralih ke yg lain aja gitu atau keukeuh ke si dosen itu?
Qi Yahya : itu kemabli ke mba Ikrim, apakah mau tetep di Dosen itu atau tidak. Kalau menurut Ikrim akan memberi dampak negative jangan dimasukin tapi kalau bagus mau dimasukin itumah boleh saja. Kalau mba ikrim orangnya berani tidak masalah kok minta lagi dan diskusi juga sama dosennya.
Ikrim Maizana : Nah, kan itu general.Menurut saya rekom letter itu general. ga masalah kah kalo tetep masukin buat beasiswa dan dapetin LOA?
Qi Yahya : Iyah tidak masalah. Jadi menurut saya itu gpp dimasukin. Gapapa hanya general juga. Jadi saran saya gpp mba masukin aja. Saya waktu itu masukin empat tapi saya masukin dua yang terbaik.
Sekar Galuh : Kak kalo recommen letter situ ada expirednya nggak ya? hehe maksudnya batasannya sebaiknya berapa lama?
Qi Yahya : kurang dari setahun jangan lebih kalau bisa.
Vivi Gustia : saya mau tanya ttg loa mas, kira2 brpa lama waktu pengurusan loa ke German mas, trus kalau yang pake jasa agen , proses pengurusannya gimana mas
Qi yahya : kalo LoA ke jerman,, itu balasannya cepatnya sekitar sebulan tapi perlu diperhatikan ada waktu penerimaannya. Jadi harus di perhatikan deadlinenya. Untuk yang pakai jasa agen, agen itu dia mungkin tau prosedur generalnya tapi tetep harus bener2 tanyain apa udah experience di univ yg kita au apa blum. Rata-rata yang ngambil s2 itu berangkat sendiri.
Asih Safitri : Pertanyaan : Mas qi boleh mnt dikasih contoh perbedaan experience n jobdesk?
Jawaban : experience itu lebih ke achievement apa yang kita dapat di pekerjaan kita, misalnya bisa menaikkan penjualan atau bisa merekrut karyawan lebih baik dari tahun sebelumnya.
Pertanyaan : Mana yg lbih pnting antara tema research sma work experience?
Jawaban : tergantung mana yang mau kita tuju, apakah untuk kerja atau study. Kalau study lebih pnting research tp kalau untuk melamar kerja lebih penting work experience. Tp kalau mau study s2/s3 dijerman butuh experience kerja selma 2 tahun, jadi dua2ny penting
Abudzar Ali : Apakah freelance dimasukan juga ga? Recommendation letter itu dari mana?
Qi Yahya : recommendation letter dari orang-orang yang tahu kita. Seperti dari bos dikantor. Atau orang tokoh yang kenal dengan kita. Oh untuk yang freelance itukan kalau work experience ditulis tahunnya. Nah untuk freelance juga bisa ditulis misal proyeknya ditahun 2013 apa sajaaa gitu. Ada jobdesc dan achievment nya.
Ali : LOA itu seperti apa ya mas?
Qi Yahya : LOA itu letter of acceptance dari universitas yang kita tuju `disana. Kalau misal kamu diterima kamu masih di godok. Ada yang memberi syarat seperti kamu diterima kalau kamu udah menyerahkan sertifikat bahasa jermannya. Atau sperti saya kamu akan diterima jika kamu membayar dalam tenggat waktu yang ditentukan. Unconditional kamu diterima langsung tanpa syrat apapun lagi. Nah kalau conditional kamu diterima dengan ada syarat.
Abudzar Ali (Ali):
Q : Freelance, bisa dimasukkan?
A : Bisa, bila perlu ditambahkan proyek2 yang dikerjakan.
Q : Surat rekom dan LOA?
A : Bisa minta dari dosen univ tujuan untuk dijadikan anak bimbingan. Bisa dari indonesia dari orang yang kenal kita. LOA didapat setelah dinyatakan diterima dari univ tujuan. Ada dua, conditional, dengan syarat, dan unconditional, tanpa syarat
Qi yahya : tugas bulan depan, membuat proposal riset, dalam bahasa inggris
Qi yahya : ada lagi yang mau bertanya? Mas faruqi tidak bertanya dari tadi? Baik sekali nih kita harus mengucapkan terima kasih kepada mas Faruqi.
Qi Yahya : oh iya untuk euro pass bisa digunakan. Tapi saran saya untuk bisa juga atau bikin juga cv dalam format lainnya.
Ikrim Maizana : kalo wawancara lpdp gitu bakal di ungkit2 ga ya mengenai recom letter. #maaf kalo saya nanyanya aneh
Qi Yahya : wawancara LPDP itu adalah wawancara yang paling di cercer dalam LPDP. Pewawancara nya adalah dosen dari Jerman kalau kita milih Jerman. Sama ahlinya langsung dan yang kedua ialah psikolog. Pertanyaan apa saja. Apapun yang bisa ditanyakan dari segi apapun, seperti kenapa kamu milih Jerman, terus kenapa milih Jerman, kenapa kamu kerja disana kenapa kamu ini itu. sampai essay un itu dibaca. Jawab dengan percaya diri tapi tidak over dan jawablah dengan jujur. Ada yang 15 menit ada yang sampai sejam, temen saya ada yang sampai nangis tapi lolos akhirnya ada juga yang cepet terus tidak lolos.
Abudzar Ali (Ali) : mas, maaf kalau langsung nanya, pengalaman mas wawancara lpdp berapa lama mas?
Qi yahya : saya 15 menit
Qqi Yahya : kenapa tidak mau jadi PNS. Saya jawab karena sistemnya udah tidak sejlan dan saya juga bilang ayah saya adalah PNS tapi ayah saya juga yang bilang kepada saya jangan jadi PNS. Pokonya jawab jujur saja, percaya diri asal jangan over. Kita harus jadi diri kita seperti itu. kalau lolos yaitu adalah rezekinya kalaupun engga lolos ya itu bakalan ada jalan rezeki yang lain yang terbuka. Jadi siapin diri.
Abudzar Ali (Ali) : terima kasih mas...
yang penting berarti jujur dan lepas ya mas?


Qi yahya : iiya, kalau buat beasiswanya 2 tahun maximal. Kalau untuk s3 nya 4 tahun masksimal. Jadi saran dari saya pertimbangin segalanya. Jangan sampai lewat dari batas waktu. Walau nanti kamu bisa saving disana diusahain tepat waktu. Yang mau minta review cv lagi, atau mau review motlet silahkan japri. 081385316413. Pamit yahkalian hebat2, yakin tahun depan dapet cerita dari kalian di jerman

( Ditulis kembali oleh Rully )